Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Home / News / Internasional / Presiden Filipina Duterte Umumkan Berpisah dari Amerika Serikat

Presiden Filipina Duterte Umumkan Berpisah dari Amerika Serikat

Beijing, Cina – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengumumkan berpisah dengan Amerika Serikat dalam pidatonya pada forum ekonomi di cina pada hari kamis kemarin bersama kesepakatan antara Filipina dan Cina untuk melanjutkan pembicaraan atas sengketa laut cina selatan. Presiden Duterte mengatakan bahwa Filipina berpisah dengan Amerika secara militer dan ekonomi.

Presiden Filipina

Sementara itu juru bicara departemen luar negeri amerika mengatakan bahwa pernyataan Duterte sangat bertolak belakang dengan kedekatan hubungan antara Filipina dan Amerika selama ini bukan hanya dalam keamanan namun di berbagai bidang.

Pada kesempatan itu, Presiden Cina, Xi Jinping berharap dengan keputusan pemerintah Filipina itu semakin mempererat kerjasama kedua negara.

Presiden Filipina Duterte tiba di Beijing, cina pada hari selasa lalu bersama lebih dari 200 pimpinan perusahaan untuk meningkat hubungan ekonomi kedua negara.

Juru bicara kementrian luar negeri cina, Hua Chunying mengatakan pada wartawan bahwa para pemimpin memiliki pandangan yang sama dan sangat bersahabat atas sengketa laut cina selatan dan membawa mereka kembali pada jalur yang benar dengan dialog dan konsultasi untuk menyelesaikan sengketa dengan baik.

Pada hari rabunya, Dutarte mengatakan pada wartawan bahwa akan menjauhkan diri dari sekutunya yaitu Amerika Serikat.

“Saya tidak akan pernah pergi ke Amerika, kami hanya akan dihian disana, jadi saatnya mengatakan selamat tinggal teman”, tambahnya. Duterte sebelumnya telah membuat pernyataan yang meremehkan Obama sejak menjabat pada bulan juni.

Pernyataan Presiden Filipina Duterte ini juga disetujui sebagian besar rakyat Filipina dimana sering melakukan demonstrasi Anti Amerika di depan Kedutaan Amerika.

Para pengunjuk rasa menuntut diakhirinya kehadiran militer Amerika di negara Filipina dan mendukung kebijakan luar negeri presiden untuk tidak bergantung kepada AS.

Cina telah mengklaim hampir semua wilayah laut cina selatan, yang sangat krusial bagi perdagangan dengan estimasi 5 triliun dolar per tahun nya. Lima negara lain termasuk Filipina juga melakukan klaim atas kepemilikan laut cina selatan.

Presiden Obama telah mengatakan putusan pengadilan Internasional pada bulan juli bahwa cina tidak dapat secara legal mengklaim kepemilikan 90% laut cina selatan dan itu mengikat serta memperjelas hak maritim dikawasan itu.

Check Also

Hari Batik Nasional Diperingati Tiap 2 Oktober

Hari Batik Nasional Diperingati Serentak Setiap 2 Oktober

Tahukah anda bahwa 2 oktober diperingati sebagai hari batik nasional ?. Batik merupakan salah satu identitas …

liverpool vs psg

Liverpool Vs PSG : Prediksi Jelang Laga Liga Champions 2018/2019

Prediksi Liverpool Vs PSG jelang laga liga Champions 2018 grup C pada kamis dinihari (20/09/2018) …

Staff Amazon bocorkan data pengguna

Staf amazon dicurigai bocorkan data pengguna

Raksasa E-commerce Amazon sedang menyelidiki kebocoran data penggunanya. Amazon menduga kebocoran data ini dilakukan oleh …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.